Serverless vs FaaS vs PaaS: Apa yang Membedakannya?

03 Maret 2026

Dalam pengembangan aplikasi modern berbasis cloud, developer sering menemukan istilah seperti Serverless, Function as a Service (FaaS), dan Platform as a Service (PaaS). konsep ini merupakan bagian dari arsitektur cloud computing yang membantu pengembang menjalankan aplikasi tanpa harus mengelola infrastruktur secara langsung.

Meskipun sering dianggap serupa, sebenarnya model ini memiliki cara kerja yang berbeda.

Apa Itu Serverless Computing

Serverless computing adalah model cloud computing di mana pengembang dapat menjalankan aplikasi tanpa perlu mengelola server secara langsung. Infrastruktur tetap ada, tetapi seluruh pengelolaan seperti provisioning, scaling, dan maintenance ditangani oleh penyedia cloud.

Pada arsitektur serverless, aplikasi biasanya berjalan secara event-driven, artinya kode akan dieksekusi hanya ketika ada peristiwa tertentu seperti request API atau perubahan data. Model ini membuat aplikasi lebih efisien karena resource digunakan hanya saat dibutuhkan.

Contoh platform serverless yang populer antara lain AWS Lambda, Google Cloud Functions, dan Azure Functions.

Apa Itu Function as a Service (FaaS)

Function as a Service (FaaS) adalah model cloud yang memungkinkan developer menjalankan fungsi kecil atau potongan kode tanpa harus mengelola server atau runtime environment. Kode tersebut akan dijalankan ketika dipicu oleh event tertentu.

Dalam model ini, developer cukup menulis fungsi yang menjalankan satu tugas spesifik, sementara platform cloud akan menangani proses eksekusi, scaling, dan pengelolaan resource secara otomatis.

FaaS sebagai Bagian dari Serverless

Sering kali istilah Serverless dan FaaS digunakan secara bergantian, padahal sebenarnya FaaS merupakan bagian dari arsitektur serverless.

Serverless adalah konsep yang lebih luas yang mencakup berbagai layanan backend tanpa pengelolaan server. Di dalam ekosistem tersebut terdapat berbagai layanan seperti serverless database, storage, dan juga Function as a Service.

Dengan kata lain:

  • Serverless → model arsitektur cloud tanpa pengelolaan server oleh developer
  • FaaS → layanan dalam serverless yang menjalankan fungsi kecil secara event-driven

Contoh layanan FaaS yang populer antara lain:

  • AWS Lambda
  • Google Cloud Functions
  • Azure Functions

Karena sifatnya yang modular dan event-driven, FaaS sering digunakan untuk membangun microservices, backend API, atau proses otomatisasi data.

Apa Itu Platform as a Service (PaaS)

Platform as a Service (PaaS) adalah model cloud yang menyediakan platform lengkap untuk mengembangkan, menjalankan, dan mengelola aplikasi tanpa perlu mengatur infrastruktur dasar seperti server atau storage.

Dalam model ini, developer hanya perlu mengunggah kode aplikasi ke platform yang telah menyediakan berbagai tools seperti runtime environment, database, dan sistem deployment.

Contoh layanan PaaS yang populer antara lain:

  • Heroku
  • Google App Engine
  • Cloud Foundry

Berbeda dengan serverless, aplikasi pada PaaS biasanya berjalan secara persisten atau terus aktif, meskipun tidak ada request dari pengguna.

Perbedaan FaaS, dan PaaS

ModelKarakteristikCara Kerja
ServerlessDeveloper tidak mengelola serverInfrastruktur dikelola oleh cloud provider
FaaSEksekusi fungsi kecil berbasis eventKode berjalan saat dipicu event
PaaSPlatform untuk menjalankan aplikasi lengkapAplikasi berjalan terus menerus

Secara sederhana:

  • PaaS menyediakan platform untuk menjalankan aplikasi penuh
  • Serverless menghilangkan kebutuhan mengelola server
  • FaaS adalah layanan dalam serverless untuk menjalankan fungsi kecil

Kapan Menggunakan Serverless, FaaS, atau PaaS

Pemilihan model cloud biasanya bergantung pada kebutuhan aplikasi.

Gunakan PaaS ketika:

  • membangun aplikasi web lengkap
  • membutuhkan runtime environment stabil
  • aplikasi berjalan terus menerus

Gunakan Serverless / FaaS ketika:

  • aplikasi bersifat event-driven
  • workload tidak selalu aktif
  • ingin sistem yang otomatis melakukan scaling

Dalam praktiknya, banyak sistem modern menggabungkan beberapa model cloud sekaligus untuk mendapatkan fleksibilitas dan efisiensi yang lebih tinggi.

Referensi

Secret Link