Dalam pengembangan Internet of Things (IoT), salah satu komponen penting adalah MQTT broker. Broker berfungsi sebagai perantara yang menerima pesan dari perangkat yang mengirim data (publisher) dan mendistribusikannya kepada perangkat yang berlangganan (subscriber).
MQTT sendiri merupakan protokol komunikasi ringan yang menggunakan model publish–subscribe, sehingga cocok untuk perangkat IoT seperti sensor, perangkat embedded, atau sistem monitoring yang mengirim data secara terus-menerus.
Ketika sedang belajar atau membuat prototipe IoT, developer tidak selalu perlu langsung menyiapkan server sendiri. Untungnya, tersedia beberapa broker MQTT publik gratis yang bisa langsung digunakan untuk eksperimen dan pengujian.
Berikut beberapa broker MQTT publik yang populer di kalangan developer IoT.
1. Eclipse Mosquitto Test Broker
Salah satu broker publik paling terkenal adalah Mosquitto test broker yang disediakan oleh komunitas Eclipse.
Broker ini dapat diakses langsung tanpa registrasi dan sering digunakan untuk belajar MQTT atau melakukan pengujian sederhana. Server ini menyediakan layanan MQTT publik yang dapat digunakan siapa saja untuk mengirim dan menerima pesan.
Tautan : https://test.mosquitto.org
2. HiveMQ Public MQTT Broker
HiveMQ menyediakan broker MQTT publik yang dapat digunakan secara gratis untuk testing dan pembelajaran. Platform ini memungkinkan developer mencoba koneksi MQTT tanpa perlu melakukan instalasi broker sendiri. 
Broker ini juga mendukung koneksi MQTT melalui WebSocket, sehingga dapat digunakan untuk aplikasi berbasis web. Broker ini juga sering digunakan dalam tutorial IoT dan demo MQTT.
Tautan : https://www.hivemq.com/mqtt/public-mqtt-broker/
3. EMQX Public MQTT Broker
Platform EMQX juga menyediakan broker MQTT publik yang dapat digunakan untuk pengujian perangkat IoT dan aplikasi MQTT.
Broker ini mendukung beberapa protokol koneksi seperti MQTT, WebSocket, dan TLS sehingga cukup fleksibel untuk berbagai kebutuhan pengembangan.
Tautan : https://www.emqx.com/en/mqtt/public-mqtt5-broker
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Broker Publik
Walaupun praktis, penggunaan broker MQTT publik memiliki beberapa keterbatasan.
Pertama, keamanan tidak sepenuhnya terjamin karena broker tersebut dapat diakses oleh siapa saja. Artinya, topik dan pesan yang dikirim bisa saja dilihat atau digunakan oleh pengguna lain.
Kedua, broker publik biasanya hanya ditujukan untuk pengujian dan prototipe, bukan untuk sistem produksi dengan trafik tinggi.
Karena itu, broker publik lebih cocok digunakan untuk:
- belajar MQTT
- menguji koneksi perangkat IoT
- membuat prototipe sistem
- demonstrasi atau tutorial
Ketika proyek sudah berkembang, developer biasanya akan menggunakan broker privat yang dihosting sendiri atau menggunakan layanan cloud MQTT.
Jika kamu ingin belajar lebih dalam lagi tentang topik seperti Internet of Things (IoT), komunikasi data, dan sistem terdistribusi, yuk gabung di Program Studi S1 Teknik Informatika Telkom University. Di sana, kamu akan mempelajari berbagai teknologi modern mulai dari pengembangan aplikasi, jaringan komputer, hingga membangun sistem IoT yang terhubung dengan cloud menggunakan protokol seperti MQTT dan HTTP. Dengan dukungan kurikulum berbasis praktik dan proyek nyata, kamu bisa mengembangkan solusi teknologi yang inovatif untuk berbagai kebutuhan industri. Selamat berkarya dan semoga bermanfaat!