
Sekilas tentang Proyek
Proyek ini bertujuan untuk mengembangkan sistem irigasi otomatis yang menggunakan fuzzy logic untuk menyesuaikan penyiraman tanaman sesuai dengan kondisi lingkungan, seperti suhu udara, kelembapan tanah, dan kelembapan udara. Sistem ini dirancang untuk mengatasi masalah irigasi manual yang tidak efisien dan tidak responsif terhadap perubahan kondisi lingkungan.
Masalah yang Dihadapi
Irigasi manual seringkali tidak dapat menanggapi perubahan kondisi lingkungan secara cepat, yang dapat mengakibatkan penggunaan air yang berlebihan atau kekurangan air pada tanaman, mempengaruhi pertumbuhan tanaman.
Solusi yang Diberikan
Sistem ini menggunakan fuzzy logic untuk menciptakan irigasi yang adaptif, yaitu sistem yang dapat menyesuaikan aliran air berdasarkan data dari sensor suhu dan kelembapan tanah. Dengan teknologi ini, irigasi dapat berjalan secara otomatis dan lebih efisien, memastikan tanaman mendapatkan air yang cukup tanpa pemborosan.
Diagram Sistem
Sistem ini terdiri dari beberapa bagian:
- Sensor Input: Sensor DHT 22 untuk mengukur suhu dan kelembapan udara, serta sensor kelembapan tanah.
- Proses Pengolahan: Data dari sensor diproses menggunakan ESP32, yang mengimplementasikan algoritma fuzzy logic.
- Kontrol Output: Berdasarkan hasil pengolahan data, sistem mengatur relay untuk mengoperasikan pompa air.
Komponen yang Digunakan
Hardware:
- DHT 22 (sensor suhu dan kelembapan udara)
- Soil Moisturizer Sensor (sensor kelembapan tanah)
- ESP32 (mikrokontroler untuk mengolah data dan mengontrol sistem)
- Relay Control (untuk mengontrol pompa air)
- Water Pump Irrigation (sistem irigasi otomatis)
Software:
- Arduino IDE (platform pengembangan perangkat keras)
- Fuzzy Logic (algoritma untuk pengolahan data)
Proyek ini dikembangkan oleh mahasiswa kelas S1IF-10-05, Teknik Informatika Telkom University Purwokerto yaitu Berlan Mahadewi, Febrian Abimanyu, Ivan Artiza S, Alfian Muhson H N, Ikrom Nur Muhammad, Rudi Afthalah Yahya, Maxwel Tumpal S.