
Saat ini, informasi menjadi elemen yang sangat penting dalam mendukung aktivitas sehari-hari. Berkat kemajuan teknologi, akses dan penyimpanan informasi menjadi semakin mudah dan efektif. Beragam informasi yang tersedia dapat dikumpulkan dan dimanfaatkan sesuai dengan kategorinya. Kumpulan data yang beragam tersebut dikenal sebagai big data. Namun, apa sebenarnya kegunaan big data dan bagaimana dampaknya terhadap kehidupan manusia?
Pengertian Data
Sebelum kita mendalami topik tentang big data, penting untuk memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan data. Data adalah sekumpulan informasi yang mencakup berbagai fakta yang diperoleh melalui pengamatan atau penelitian. Proses pengumpulan data biasanya melibatkan metode tertentu yang bersumber dari berbagai referensi atau sumber informasi yang dapat dipercaya.
Data dapat berupa angka, teks, gambar, atau bentuk lainnya, dan berfungsi sebagai dasar untuk analisis lebih lanjut. Dalam era digital saat ini, volume dan variasi data yang tersedia semakin meningkat, sehingga pemahaman tentang data menjadi sangat krusial dalam berbagai bidang, termasuk bisnis, penelitian, dan teknologi informasi.
Apa itu Big Data
Big data, sesuai namanya yang berarti “besar,” merujuk pada kumpulan data yang mencakup data terstruktur, semi-terstruktur, dan tidak terstruktur yang terus berkembang seiring waktu. Kumpulan data ini memiliki volume dan variasi yang sangat beragam, sehingga sistem manajemen data tradisional sering kali kesulitan dalam mengelolanya.
Big data digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti pelatihan model kecerdasan buatan (AI), memprediksi tren bisnis, dan menganalisis kinerja perusahaan. Dengan kemampuan untuk mengolah informasi dalam skala besar, teknologi ini memungkinkan organisasi untuk mengidentifikasi pola dan wawasan yang dapat meningkatkan pengambilan keputusan strategis.
Selain itu, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mempercepat laju pengumpulan data, menjadikan teknologi penyimpanan informasi ini semakin relevan dalam berbagai sektor, termasuk kesehatan, finansial, dan pemasaran. Keberadaan big data juga mendorong inovasi dalam analisis dan pemrosesan informasi, yang pada gilirannya dapat menciptakan nilai tambah bagi bisnis dan masyarakat secara keseluruhan.
Karakteristik Big Data
Sebuah kumpulan data bisa disebut sebagai Big Data apabila memenuhi 5 karakteristik. 5 Karakteristik itu disebut dengan five V. Karakteristik tersebut diantaranya adalah Volume, Velocity, Variety, Veracity dan Value. Penjelasan lengkap dari karakteristik-karakteristik tersebut bisa dilihat pada list dibawah ini :
1. Volume
Karakteristik pertama adalah volume, yang mengacu pada kapasitas data yang sangat besar. Big data ditandai dengan jumlah data yang jauh melampaui batas pengelolaan sistem tradisional. Data ini dapat berasal dari berbagai sumber, seperti media sosial, perangkat IoT (Internet of Things), transaksi digital, log sistem, hingga sensor industri.
2. Velocity
Velocity, sebagai salah satu karakteristik utama big data, mencerminkan pentingnya kecepatan dalam menghasilkan, mengumpulkan, dan memproses data. Dalam era digital yang serba cepat, kemampuan untuk menangani aliran data secara real-time atau hampir real-time menjadi krusial bagi berbagai sektor, seperti keuangan, transportasi, dan teknologi. Kecepatan ini memungkinkan organisasi untuk merespons perubahan dengan lebih cepat, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung pengambilan keputusan yang tepat berdasarkan informasi terkini.
3. Variety
Karakteristik ketiga dari big data adalah variety, yang menunjukkan bahwa data yang terkandung memiliki beragam jenis dan format, termasuk data terstruktur seperti table dalam database, semi-terstruktur seperti file XML dan JSON, dan tidak terstruktur seperti file teks, audio dan video. Keberagaman ini menciptakan tantangan dalam pengolahan dan analisis, karena setiap jenis data memerlukan pendekatan yang berbeda untuk ekstraksi informasi yang efektif. Misalnya, data terstruktur dapat dianalisis dengan query SQL, sedangkan data tidak terstruktur mungkin memerlukan teknik pemrosesan bahasa alami atau algoritma pembelajaran mesin. Dengan memahami dan mengelola variety, organisasi dapat mengoptimalkan analisis data untuk menghasilkan wawasan yang lebih mendalam dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik.
4. Veracity
Veracity, sebagai salah satu karakteristik utama big data, mengacu pada tingkat keakuratan dan keandalan data yang terkumpul. Dalam konteks ini, tidak semua data dapat dianggap valid atau dipercaya sepenuhnya, sehingga proses validasi dan pembersihan menjadi penting untuk memastikan kualitas informasi. Ketidakakuratan data dapat menyebabkan kesalahan dalam analisis dan pengambilan keputusan. Oleh karena itu, organisasi perlu menerapkan teknik analisis yang mendalam serta algoritma deteksi anomali untuk meningkatkan kepercayaan terhadap data yang digunakan.
5. Value
Karakteristik terakhir adalah value, yang mengacu pada sejauh mana data yang dikumpulkan memberikan manfaat dan kontribusi dalam pengambilan keputusan. Value menekankan pentingnya tidak hanya memiliki data dalam jumlah besar, tetapi juga memastikan bahwa data tersebut dapat memberikan wawasan yang relevan dan berharga bagi organisasi. Data yang memiliki value tinggi dapat membantu dalam mengidentifikasi tren, memahami perilaku pelanggan, serta memprediksi hasil di masa depan. Oleh karena itu, organisasi perlu fokus tidak hanya pada pengumpulan data, tetapi juga pada analisis dan penerjemahan data tersebut menjadi informasi yang dapat ditindaklanjuti.
Manfaat Penggunaan Big Data
Dengan memanfaatkan big data, baik perusahaan ataupun organisasi dapat meraih berbagai keuntungan. Beberapa manfaat tersebut meliputi:
a. Membantu Membuat Keputusan
Dengan berbagai informasi yang telah dikumpulkan dalam big data, pemilik data tersebut dapat membuat keputusan berdasarkan kondisi yang ada secara real-time. Hal ini memungkinkan keputusan yang diambil bersifat faktual dan lebih tepat.
b. Efisiensi Kinerja
Data yang terkandung dalam big data dapat membantu pemilik usaha dalam mengevaluasi kinerja yang telah dilakukan selama periode tertentu. Hasil evaluasi ini dapat dijadikan sebagai momen untuk melakukan perubahan, sehingga kinerja perusahaan menjadi lebih efisien dan efektif. Selain itu, dengan memanfaatkan informasi yang ada, pemilik usaha juga dapat mengurangi biaya dan waktu yang diperlukan untuk memperoleh informasi.
c. Identifikasi Ancaman lebih Cepat
Big data adalah sekumpulan informasi yang diperoleh melalui berbagai metode pengumpulan. Data yang disimpan terdiri dari beragam jenis dan memiliki volume yang sangat besar. Untuk memastikan keandalan informasi tersebut, penting untuk selalu menjaga keakuratan data. Penggunaan big data dalam kehidupan sehari-hari dapat membantu individu dan organisasi menyelesaikan tugas dengan lebih efektif dan efisien. Selain itu, analisis informasi juga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih baik, memprediksi tren, dan mengidentifikasi peluang baru, sehingga memberikan keuntungan kompetitif yang signifikan.
Kesimpulan
Big data adalah sekumpulan informasi yang diperoleh melalui berbagai metode pengumpulan. Data yang terkandung dalam big data terdiri dari beragam jenis dan memiliki volume yang sangat besar. Untuk memastikan keandalan informasi tersebut, penting untuk selalu menjaga keakuratan data. Penggunaan big data dalam kehidupan sehari-hari dapat membantu individu dan organisasi menyelesaikan tugas dengan lebih efektif dan efisien. Selain itu, analisis big data juga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih baik, memprediksi tren, dan mengidentifikasi peluang baru, sehingga memberikan keuntungan kompetitif yang signifikan.
Sumber :
- PUTI : https://it.telkomuniversity.ac.id/pengertian-big-data-dan-contoh-big-data/
- Google Cloud : https://cloud.google.com/learn/what-is-big-data?hl=id&authuser=0
- Oracle : https://www.oracle.com/big-data/what-is-big-data/
- Dicoding : https://www.dicoding.com/blog/apa-itu-big-data/
- Telkom University : https://telkomuniversity.ac.id/pengertian-data-fungsi-jenis-jenis-manfaat-dan-contohnya/